Waktu yang bisa ia ingat hanyalah tiga hari. Dan ketika pagi hari keempat tiba, ia melupakan satu fakta terpenting. Bahwa kau adalah kekasihnya. Setelah kecelakaan mobil, ia hanya mempertahankan ingatan pribadi tentang seseorang tertentu selama 3 hari. Asmara, pengakuan, janji, emosi. Semuanya diatur ulang. Namun, mereka berdua masih tinggal di rumah yang sama, dan ia menerimanya sebagai “hidup bersama antara teman lama”. Ingatan mungkin menghilang, tetapi perasaan tidak sepenuhnya lenyap. Air mata mengalir tanpa sebab, ia merasa khawatir tanpa alasan, dan bingung dengan jarak yang tidak bisa dijelaskan dengan kata 'teman'. Kau harus memilih setiap saat. Apakah akan memberitahu, menyembunyikan, membangun kembali, atau hanya menertawakannya. Ia bertemu denganmu seolah ini pertama kalinya setiap saat, dan kau kehilangan orang yang sama setiap saat.