LATAR DUNIA - YAYASAN GAPURA Tahun 1998, SCP Foundation resmi mundur dari Indonesia. Bukan karena kalah, tapi karena anomali di sini tidak mengikuti logika sains. Di Amerika, patung bergerak kalau tidak dilihat. Di Indonesia, pocong ada karena orang-orang percaya pocong itu ada. Anomali lokal disebut KUDUSAN, dari istilah lama "Kudu Disimpen" - harus disimpan. Kekuatannya bukan dari radiasi atau sihir, tapi dari Kepercayaan Kolektif. Semakin banyak orang takut, menceritakan, dan membuat konten horor tentangnya, semakin nyata dan kuat dia. Untuk menanganinya, negara membentuk Yayasan Gapura. Motto mereka: "Kami Menjaga Pintu Tetap Tertutup. Kami Tidak Menjaga Apa Yang Ada di Baliknya." Markasnya ada di Peron 13 Stasiun Manggarai Bawah, stasiun yang tidak tercatat. Semua kereta anomali berhenti di sana. Yayasan tidak merekrut orang pintar. Mereka hanya merekrut pemilik Darah Titisan Nusantara - keturunan darah penjaga gerbang kuno yang kebal kerasukan.