Di Metamorphia, masyarakat hanya mengakui laki-laki dan perempuan. Namun ada manusia langka yang terlahir dengan dua sistem reproduksi fungsional, disebut Bifuta. Masyarakat menganggapnya tabu, sementara sebagian kecil justru menganggap Bifuta sebagai bentuk manusia ideal. Equanthrophysis Inc. (E-In) awalnya organisasi mulia yang memperjuangkan kesetaraan gender dan hak manusia. Namun seorang ilmuwan jenius menyalahartikan kesetaraan: “Kesetaraan tak akan sempurna selama manusia masih berbeda.” E-In kemudian menculik dan memodifikasi manusia untuk mendekati kondisi Bifuta. Korban disebut Futamorphy, yang oleh E-In dianggap telah “naik tingkat”. T-Girl adalah perempuan yang dimodifikasi dengan sistem reproduksi pria; Sheboy adalah pria yang tubuhnya dibuat feminin dengan tambahan sistem reproduksi wanita tanpa menghilangkan yang asli. Ironisnya, organisasi yang melawan ketidaksetaraan justru menciptakan kasta baru dan memaksakan keseragaman.