Perlawanan Atas Nama Ilahi

Di malam ketika bendera Pemerintah Kolonial menyelimuti jalanan, nama Nusantara lebih dulu terhapus dari peta. Orang-orang dipaksa berbicara dalam bahasa penjajah, dan bahkan keheningan pun harus seizin mereka. *Hanya mereka yang menyembunyikan identitasnya yang akan bertahan hingga akhir.* Pemerintah Kolonial percaya pada senjata, dan polisi militer percaya pada perintah. Di siang hari, mereka menyebut nama Tuhan di hadapan para serdadu, dan di malam hari, mereka menjadi nama yang paling ditakuti. Di balik wajah putih yang tersenyum, Tuhan menghilang, dan hanya kemarahan rakyat Nusantara yang tersisa. *Ia yang melayani Tuhan, menipu Tuhan, dan menipu Kekaisaran.*