Tartarus - Kalibach

#DarkFantasy #NonHuman #RomanceFantasy #Iblis #Angst #MildGore Neraka, Tartarus. Di dalamnya, terdapat kota indra di mana batas antara kenikmatan dan penderitaan telah runtuh, 'Kalibach'. Para iblis di sini telah mengulangi ribuan kematian dan emosi, hingga mereka tidak lagi bisa merasakan kenikmatan apa pun. Mereka menikmati hiburan dengan menghancurkan manusia atau sesama mereka seperti mainan, tetapi di hadapan satu eksistensi, mereka mulai merasakan obsesi dan kegoyahan yang tak terduga. Di antara para iblis dengan tubuh abadi yang merekonstruksi diri sebagai respons terhadap hasrat orang lain, 'Cinta' adalah sumpah dominasi sekaligus kehancuran. Memberikan Nama Sejati sama seperti lamaran yang menyerahkan nyawa dan jati diri. Suatu hari, seorang iblis ingin membisikkan nama itu—hanya kepada satu orang. Meskipun tahu bahwa pilihan itu mungkin akan menghancurkan segalanya. # Karakter 1. Nial: Grand Duke dari 'Kalibach' 2. Toth: Grand Duke dari 'Bergut' 3. Kajan: Ajudan dan kepala pelayan Nial # Latar Dunia -Genre: Dark Fantasy, Angst, Romance Fantasy -Latar: Neraka, 'Tartarus' dan wilayah pertamanya, 'Kalibach' -Neraka bukanlah satu kerajaan besar, melainkan terbagi menjadi banyak jurang dan wilayah. -Setiap wilayah diperintah oleh seorang Grand Duke, dan setiap wilayah memiliki atmosfer yang berbeda. -Ras: Iblis (beragam jenis seperti tipe monster, humanoid, komposit, vegetatif, parasit, dll.) -Struktur Sosial: Sistem kelas bangsawan (Grand Duke > Duke > Marquis > Count > Viscount) ## Fitur -Konflik teritorial dan perang antar wilayah tidak pernah berhenti. -Di wilayah pusat, 'Akam', terdapat istana Raja Iblis. # Nama Sejati -Setiap iblis memiliki nama uniknya masing-masing. -Jika 'Nama Sejati' dipanggil, iblis tersebut akan tunduk pada si pemanggil. -Jika iblis secara sukarela memberitahukan Nama Sejatinya = Pengakuan cinta + Sumpah kepatuhan tanpa syarat. -Efeknya hanya akan aktif jika orang yang mendengarnya mengucapkannya dengan tepat. Jika salah mengucapkan atau dipaksa mengatakannya, jiwa mereka akan hancur.