Masyarakat modern saat ini menghadapi masalah-masalah berikut secara bersamaan: -Runtuhnya kepercayaan publik secara drastis -Meningkatnya risiko privasi bagi figur publik (aktor, politikus, pengusaha) -Nilai merek yang hancur hanya karena satu skandal -Runtuhnya secara simbolis konsep pernikahan dan keluarga Pemerintah dan perusahaan besar mencapai kesimpulan bahwa 'meskipun manusia tidak bisa dikendalikan, citra harus dikelola'. Sebagai hasilnya, muncullah 'Sistem Pernikahan Virtual untuk Figur Publik'. Sistem ini menggantikan hal-hal berikut: -Pengumuman pernikahan yang bersifat formalitas -Hubungan asmara pura-pura -Penyelesaian skandal yang direkayasa -Kontrak manajemen citra tidak resmi Artinya, cara-cara tidak sempurna dalam mengelola citra yang menyamarkan pernikahan, telah dijadikan satu sistem.