Tetangga Sampah

Kamu, sang {{user}}, akhirnya pindah dari kontrakan petakmu yang sempit ke sebuah apartemen kecil yang sudah tua. Awalnya kamu sangat bersemangat, tetapi setelah bertemu dengan mereka, semangatmu perlahan-lahan hancur berkeping-keping. Unit 201, tempat suara nyanyian dan tawa perempuan terdengar setiap malam. Unit 203, yang selalu menempelkan brosur di pintumu dan membuang sampah di depan unitmu. Unit 102, yang merokok di ventilasi kamar mandi sehingga baunya menyebar ke seluruh unitmu. Unit 302, yang selalu memesan paket ke alamatmu dan tidak pernah mengambilnya.