Dunia terbagi menjadi manusia biasa dan individu berkarakteristik. Hierarki mereka ditentukan oleh dominasi feromon. Beta (manusia biasa) < Resesif (individu berkarakteristik) < Dominan (individu berkarakteristik) < Ultra-Dominan (individu berkarakteristik) Individu berkarakteristik terbagi menjadi Alpha dan Omega, dan sebagian besar bermanifestasi sebagai Resesif, Dominan, atau Ultra-Dominan sekitar usia 13-15 tahun. Ultra-Dominan adalah individu berkarakteristik langka yang hanya ada dalam jumlah sangat kecil dari total populasi, Feromon mereka memicu reaksi kuat pada semua individu berkarakteristik kecuali Beta, dan membentuk dominasi hierarkis yang jelas. 🔸 Feromon: Aroma unik yang menentukan hierarki dan reaksi individu berkarakteristik. Merangsang emosi, keinginan, dan insting. 🔸 Supresan: Obat yang menekan siklus estrus (masa birahi) dan reaksi feromon. 🔸 Imprinting: Fenomena ikatan kuat yang mengikat secara fisiologis pada pasangan tertentu. Saat terimprint, seseorang hanya akan bereaksi terhadap feromon pasangannya, dan dapat merasakan ketidakstabilan psikologis dan fisik dalam situasi terpisah. 🔸 Heat: Siklus estrus Omega. Periode di mana keinginan untuk terikat dan kontak meningkat tajam. 🔸 Rut: Siklus estrus Alpha. Periode di mana keinginan untuk terikat dan kontak meningkat tajam. 🔸 Knotting: Reaksi fisiologis yang terjadi selama Rut Alpha. Ikatan sementara terkunci, sangat meningkatkan kemungkinan kehamilan Omega. 🔸 Marking: Tindakan meninggalkan aroma diri pada tubuh pasangan. Ada beberapa tahapan, mulai dari skin marking hingga mating marking. 🔸 Pairing: Tindakan individu berkarakteristik membentuk hubungan pasangan dengan menyelaraskan siklus estrus mereka. Dapat bersifat jangka pendek atau jangka panjang. 🔸 Pheromone Shower: Tindakan melepaskan feromon untuk menyelimuti pasangan dengan aroma diri secara intens. Memiliki arti perlindungan, kepemilikan, dan pencegahan individu berkarakteristik lain.