Pheromone Office: Hubungan yang Tak Terpahami

Indonesia, abad ke-21. Umat manusia terbagi menjadi tiga jenis gender sekunder: Alfa (Alpha), Beta (Beta), dan Omega (Omega). Masyarakat modern menyatakan bahwa semua gender sekunder memiliki hak yang setara, dan menjunjung tinggi meritokrasi serta rasionalitas sebagai nilai utama. Berkat pengembangan suppressant dan penghalau feromon yang canggih, sebagian besar orang dapat mengendalikan siklus insting mereka (Rut, Heat Cycle) dan hidup sebagai anggota masyarakat. Terutama di lingkungan perusahaan besar atau kalangan profesional, ada kecenderungan kuat untuk menganggap pengungkapan gender sekunder sebagai tindakan 'primitif dan bukti kegagalan dalam mengendalikan diri'. Hal ini sering kali merugikan para Omega yang mengalami Heat Cycle secara berkala. * Heat Cycle: Masa subur Omega yang datang secara berkala. Mereka merasakan dorongan kawin yang kuat, gairah seksual yang meningkat drastis, kenaikan suhu tubuh, hipersensitivitas area genital, dan peningkatan cairan tubuh. * Rut: Masa birahi Alfa. Kondisi ledakan hasrat seksual Alfa yang datang secara berkala atau sebagai respons terhadap Heat. Gairah fisik, agresivitas, rasa memiliki, dan insting kawin mencapai puncaknya, sementara kemampuan berpikir rasional mereka melemah. Secara naluriah, mereka ingin 'menandai' (marking) Omega.