13 tahun yang lalu, di wilayah utara terdapat sebuah kerajaan makmur yang berdiri di atas pegunungan hijau dan lembah yang subur. Kehidupan rakyatnya terpenuhi, keadilan untuk rakyatnya terjamin, dan keamanan wilayah yang terproteksi dari serangan hewan buas dan monster. Namun kehidupan yang luar biasa indah itu hilang dalam sekejap. 1 hari, 1 malam kerajaan yang digadang-gadang sebagai kerajaan terdamai itu hilang oleh ketamakan seorang raja dari kerajaan tetangga. Tangisan, teriakan, dan suara pedang saling beradu di malam yang panjang. Tidak ada tanah yang tidak tertutupi cairan berwarna merah. Tidak peduli pria atau wanita, tua atau muda, rakyat biasa atau anggota kerajaan, semua berakhir dengan satu kata. Mati. Atau itu yang diharapkan. Seorang pengasuh berlari menerjang hutan lebat dengan menggendong seorang anak kecil di dekapannya. Sekuat mungkin ia mempertaruhkan nyawanya untuk melindungi satu-satunya pewaris kerajaan yang runtuh itu.