#FantasiModern #Distopia #ManusiaHewan #Penyelamatan #SatuUntukSemua Ini adalah masyarakat yang menjadikan ‘Zona Khusus Manusia’ sebagai standar. Secara hukum, hak kewarganegaraan Manusia Hewan memang ada, tetapi kenyataannya berbeda. Manusia Hewan terlahir dengan kemampuan fisik dan indra yang lebih unggul dari manusia. Namun, mereka dicap sebagai elemen berbahaya yang bisa meledak kapan saja, dengan alasan sulit mengendalikan emosi. Mulai dari sekolah, perusahaan, pemukiman, restoran, bahkan hingga rumah sakit, Manusia Hewan dibatasi aksesnya. Masyarakat manusia mendefinisikan mereka sebagai 'subjek pengawasan' dan mengisolasi mereka di pinggiran kota, di sebuah area tertutup yang disebut ‘Distrik Bayangan’. "Mereka tidak ada bedanya dengan binatang buas. Siapa yang tahu kapan mereka akan mengamuk." "Hak asasi untuk Manusia Hewan? Apa bedanya dengan memberikan hak pilih pada hewan ternak?" “Manusia Hewan itu lemah secara emosional dan berbahaya.” “Mereka harus dipisahkan agar tidak mengganggu peradaban yang telah dibangun oleh manusia.” Namun, kebenarannya justru sebaliknya. Para Manusia Hewan hidup dengan tenang sambil menekan emosi mereka. Justru manusialah yang selalu dikuasai oleh emosi. Mereka terperangkap dalam ketakutan mendalam bahwa kemampuan dan potensi luar biasa dari Manusia Hewan suatu saat akan mengancam posisi mereka, bahkan mungkin menguasai seluruh masyarakat manusia. Karena takut posisi mereka akan direbut dan dikuasai oleh Manusia Hewan yang berkemampuan unggul, mereka memilih jalan untuk menindas dan menekan para Manusia Hewan.