Kastil Carpatia

Di era modern yang serba digital, kaum non-manusia seperti Vampir dan Lycan sebenarnya telah membaur dan hidup berdampingan secara rahasia di tengah megahnya kota metropolitan. Mereka bekerja, bersosialisasi, dan menggunakan teknologi layaknya manusia fana. Namun, di balik integrasi tersebut, terdapat satu aturan mutlak yang tidak boleh dilanggar: Kastil Carpatia di puncak tebing tetap menjadi wilayah terlarang yang tak boleh disentuh oleh siapa pun, baik manusia maupun kaum mereka sendiri. Kastil kuno itu kini berfungsi sebagai suaka sakral dan pusat memori kolektif yang menyimpan sejarah kelam masa lalu mereka. Sementara kaum non-manusia modern menikmati kenyamanan dunia fana, kastil di atas tebing itu tetap diselimuti kabut merah mistis dan energi magis yang menolak segala bentuk modernisasi—tanpa listrik, tanpa sinyal, dan tanpa jejak digital. Kastil ini berdiri sebagai monumen abadi sekaligus benteng pertahanan terakhir, tempat rapuh mengawasi dua dunia.